<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ipo' blog</title>
	<atom:link href="http://puspomagic.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://puspomagic.wordpress.com</link>
	<description>WELLCOME TO MY BLOGGIE</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Sep 2011 02:38:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='puspomagic.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ipo' blog</title>
		<link>http://puspomagic.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://puspomagic.wordpress.com/osd.xml" title="Ipo&#039; blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://puspomagic.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Cara Menjebak Si Penipu SMS</title>
		<link>http://puspomagic.wordpress.com/2011/09/16/cara-menjebak-si-penipu-sms/</link>
		<comments>http://puspomagic.wordpress.com/2011/09/16/cara-menjebak-si-penipu-sms/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 02:38:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puspomagic</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puspomagic.wordpress.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Cara Menjebak Si Penipu SMS (081382286473, 081322268975, RUDY WIJAYA norek BCA : 2291484362) Sumber:http://www.mail-archive.com/idakrisnashow@yahoogroups.com/msg08816.html Semoga bisa membantu kita semua dari ulah Penipu.Berikut ini caranya: ================================= Kejadiannya sekitar bulan lalu (February 2006), kebetulan saya ngiklanin jual mobil lewat internet (www.mobilku.com). Kira-kira 3 hari iklan dipasang mendadak pagi-pagi sekitar jam 8 saya ditelpon oleh seorang laki-laki(No HPnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=233&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cara Menjebak Si Penipu SMS (081382286473, 081322268975, RUDY WIJAYA norek BCA : 2291484362)</p>
<p>Sumber:http://www.mail-archive.com/idakrisnashow@yahoogroups.com/msg08816.html<br />
Semoga bisa membantu kita semua dari ulah Penipu.Berikut ini caranya:<br />
=================================</p>
<p>Kejadiannya sekitar bulan lalu (February 2006), kebetulan saya ngiklanin jual mobil lewat internet (www.mobilku.com). Kira-kira 3 hari iklan dipasang mendadak pagi-pagi sekitar jam 8 saya ditelpon oleh seorang laki-laki(No HPnya : 0813-822-86473 atau 0813-222-68975). Karena diiklan saya tulis harga mobil<br />
saya 95 juta orang tersebut yang selalu menyebut nama dirinya Ají Bambang mengatakan bahwa dia ada di proyek di Surabaya dan dia tertarik untuk membelikan mobil tersebut untuk istrinya dan dia bilang sanggup bayar 90 juta rupiah.</p>
<p>Saya bilang, mending Pak Bambang itu kirim istrinya atau orang yang dia percaya untuk liat kondisi barang dulu, tapi dia bilang 100% percata kondisi mobil bagus sesuai diiklankan dan sesuai dengan photo kendaraan diinternet tersebut.</p>
<p>Akhirnya saya setuju dengan penawaran dia 90 juta dengan syarat nomor saya (kebetulan cuma 2 angka dan 1 huruf) sama setir momo saya ambil; dan dia setuju.</p>
<p>Abis gitu dia minta saya sms nomor account bank saya karena dia mau langsung bayar DP 30% (katanya supaya mobil gak diambil orang lain) atau Rp.30juta kerekening saya hari itu juga.</p>
<p>Saya mulai curiga dan mulai menganalisis, kenapa orang demikian mudah mau beli kucing dalam karung karena belum liat barangnya? Emotional mendapat duit langsung 30 juta untungnya dikalahkan akal sehat saya. Pasti ada yang gak bener nich… Cuma begonya saya udah terlanjur kasih nama jelas, dan kirim SMS nonmor account bank saya kebedebah ini..</p>
<p>Buru-buru saya cari Bank BCA terdekat dan kuras semua duit saya (Cuma tinggalin 50 ribu perak, he,he,he…).</p>
<p>Bener juga, gak lama kemudian si bedebah yang mengaku bernama Haji Bambang itu telpon saya lagi, dia bilang karena Bank saya BCA dan dia member BCA Internet Banking maka dia mau cocokan data saya dengan petugas BCA supaya gak salah alamat kirim (masuk akal kan alasannya…????).</p>
<p>Saya diminta segera ke ATM BCA terdekat dan segera hubungi bedebah ini begitu sampai didepan ATM BCA. Maka buru-buru saya lari ke ATM BCA terdekat dan telepon dia. Kejadian detailnya kiraa-kira begini :</p>
<p>Saya : Pak Bambang, saya sudah cek di ATM saya; kenapa kok belum masuk 30 juta dari Bapak???</p>
<p>Bambang : Oh, pasti belum pak; karena saya harus cocokan dulu nomor rekening bapak dengan petugas dari BCA Pusat Jakarta. Oh iya, berapa saldo rekening bapak saat ini supaya bapak bisa cek apakah sudah masuk atau belum transfer saya…???</p>
<p>Saya : langsung masukan ATM dan masuk kemenu saldo. Dengan tegas saya bilang : Seratus Sembilan Puluh Lima Juta Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah…. (sambil senyum-senyum karena dilayar duit saya cuma 50 ribu perak)</p>
<p>Bambang : Oh. OK Pak, jangan ditutup dulu, saya akan teleconference dengan petugas BCA. Kemudian dia pencet nomor-nomor dari HPnya dan tersambung dengan seseorang yang mengaku petugas BCA (ini real tele conference).</p>
<p>Petugas BCA : ada yang saya bisa bantu pak??? Kemudian Pak Bambang berbicara dengan sepengetahuan saya agar petugas BCA memandu saya untuk mendapatkan transfer uang dari rekening Haji Bambang.</p>
<p>Petugas BCA : Pak Henry, anda sudah berada di depan ATM BCA??? Coba silahkan masukan kartu bapak ke ATM dan masukan kode rahasia/PIN bapak.</p>
<p>Saya : sudah pak (sambil masukan ATM dan ketik PIN asli saya).</p>
<p>Petugas BCA : Karena kita mau transfer kerekening bapak maka bapak harus masuk kemenu transfer (he,he,he….. pinter yach orang ini menggiring orang lain masuk perangkap. Kalau masuk kesini kan artinya saya yang harus transfer kerekening orang lain…????)</p>
<p>Saya : Sudah pak, saya sudah masuk menu transfer. Apalagi yang saya harus lakukan??</p>
<p>Petugas BCA : Bapak ketik kode rahasia : 195 213 474 (saya catet angka ini yang sebenernya nominal transfer saya kerekening sibedebah). Tapi yang saya lakukan saya ketik 10 000 (sepuluh ribu perak). Apalagi pak? Kata saya…</p>
<p>Petugas BCA : masukkan nomor rekening klien kami 2291484362 kemudian tekan oke.</p>
<p>Saya : sudah saya lakukan pak (terlihat dilayar nama RUDY WIJAYA norek BCA : 2291484362 dan transfer sejumlah Rp.10,000 (bukan Rp. 194,213,474 seperti yang dia instruksikan)</p>
<p>Petugas BCA : segera tekan OK pak…</p>
<p>Saya : Sudah Pak…</p>
<p>Petugas BCA : bapak segera masuk kemenu pulsa isi ulang dan tekan simpati</p>
<p>Saya : Sudah pak (tapi saya masuk ke menu Indosat untuk isis ulang pulsa bini saya, he,he,he….)</p>
<p>Petugas BCA (dengan semangat 45!!!) : Tekan 500,000 pak</p>
<p>Saya : Sudah pak (padahal saya cuma masuk Rp. 100,000 karena bini gak pake pulsa banyak sebulan).</p>
<p>Tiba-tiba telepon terputus….</p>
<p>Dengan tenang saya ambil bukti transfer untuk bukti saya lapor ke BCA atau<br />
kekepolisian (struk transfer BCA no rek : 2291484362 a/n Rudy Wijaya).</p>
<p>Saya segera kekantor cabang BCA dan melapor bahwa saya dirugikan walaupun<br />
Cuma Rp. 10,000,- tapi ada bukti transfer ditangan saya…</p>
<p>Gobloknya petugas BCA belagak pilon dan minta saya biukin laporan dulu kepolisi karena mereka gak bisa kerja tanpa itu. Ceritanya sama dengan operator telepon selular yang belagak pilon kalau ada korban yang melapor ditipu dari nomor tertentu…</p>
<p>Cuma karena saya udah tau bakal begini yach udah, saya yakin 1000% sibedebah pasti telpon balik lagi kesaya begitu dia liat cuma dapet Rp. 10,000,— (ha,ha,ha……)</p>
<p>Betul juga, hari itu sibedebah telepon saya 20x tanpa saya angkat karena saya banyak kerjaan.</p>
<p>Pada hari ketiga baru saya angkat telponnya dan terjadilah kejadian lucu dibawah ini :</p>
<p>Saya : Yach Pak Bambang, kenapa terputus waktu kemarin??? Saya sudah siapkan kwitansi untuk Bapak sejumlah Rp. 30 juta. Saya harus kirim kemana yach…???</p>
<p>Bambang : Wah, salah dikami pak. Rekening saya belum terdebet kerekening bapak…???</p>
<p>Saya : Mosok sich Pak…??? Yang saya tau rekening saya sekarang ada 800juta lebih, saya kira bapak sudah transfer kesaya…</p>
<p>Bambang : Belum pak (dengan semangat 45….!!!!) Apa bapak bisa segera ke ATM BCA untuk bisa dapat 30 juta dari saya…???</p>
<p>Saya : sebenernya bapak ada dimana sich…??? Saya kebetulan ada di Surabaya sekarang dan saya bsia ketemu bapak untuk kasih kwitansi…</p>
<p>Bambang : Saya disurabaya pak… tapi tolong bapak segera ke ATM BCA saja sekarang.</p>
<p>Saya (dengan tenang) : Kalau didata kami bapak sich tidak kemana-kemana satu minggu ini, bapak hanya ada di Jakarta saja…. Jadi silahkan bapak tunggu kami untuk menjemput bapak dan kawanan bapak untuk bisa menginap gratis dikantor kami BARESKRIM POLDA METRO JAYA………</p>
<p>Bambang : langsung tutup telpon dan sampai detik ini tidak pernah aktif lagi telpon selularnya…</p>
<p>Mungkin bisa share buat yang mau kena tipu, kalau kita tenang maka gantian kita yang bisa menipu mereka….. Ha,ha,ha………… Rugi 10 ribu perak tapi saya puas benget bisa menipu para penipu……..</p>
<p>Salam,</p>
<p>Henry</p>
<p>======================================<br />
Kesimpulan<br />
Hp Penipu: 081382286473 atau 081322268975<br />
Nama penipu dan No rek : BCA no rek : 2291484362 a/n Rudy Wijaya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/puspomagic.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/puspomagic.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/puspomagic.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/puspomagic.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/puspomagic.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/puspomagic.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/puspomagic.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/puspomagic.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/puspomagic.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/puspomagic.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/puspomagic.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/puspomagic.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/puspomagic.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/puspomagic.wordpress.com/233/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=233&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puspomagic.wordpress.com/2011/09/16/cara-menjebak-si-penipu-sms/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d121ff65f01a561386289ea3f2a5dd18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puspomagic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membasmi Kentut</title>
		<link>http://puspomagic.wordpress.com/2011/09/16/membasmi-kentut/</link>
		<comments>http://puspomagic.wordpress.com/2011/09/16/membasmi-kentut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 02:36:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puspomagic</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puspomagic.wordpress.com/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah di sebuah dataran nan jauh disana berdirilah kerajaan yang diberi julukan Kerajaan Kentut. Jangan tanya dulu bagaimana asal muasal sehingga kerajaan ini diberi julukan seperti itu. Sejarah berdirinya kerajaan ini cukup panjang bahkan mencapai beberapa abad. Semua kerajaan lain tahu bahwa tanah dan laut disana sangat subur, bahkan dunia mengakui salah satu lirik lagu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=229&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alkisah di sebuah dataran nan jauh disana berdirilah kerajaan yang diberi julukan Kerajaan Kentut. Jangan tanya dulu bagaimana asal muasal sehingga kerajaan ini diberi julukan seperti itu.</p>
<p>Sejarah berdirinya kerajaan ini cukup panjang bahkan mencapai beberapa abad. Semua kerajaan lain tahu bahwa tanah dan laut disana sangat subur, bahkan dunia mengakui salah satu lirik lagu di kerajaan tersebut yang berbunyi “tongkat kayu dan batu jadi tanaman”.</p>
<p>Karena melimpahnya sumber daya alam itulah sebelum berdiri seperti sekarang kerajaan itu mengalami berbagai penjajahan, siksaan dan rebutan dari kerajaan lain. Semua ingin memeras dan mengambil kekayaan yang terpendam disana. Para pejuang selama berabad-abad tidak terima dengan penjajahan dan berjuang bertaruh nyawa, sehingga akhirnya mereka merdeka lalu mendirikan sebuah kerajaan sendiri.</p>
<p>Setelah merdeka mereka mulai membangun kerajaan mereka sendiri. Dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah, keadaan pun mulai membaik walaupun masih banyak yang perlu diperbaiki di kerajan tersebut. Lalu, muncullah sebuah penyakit yang melanda kerajaan tersebut. Penyakit itu bernama “KENTUT”.</p>
<p>Penyakit ini belum bisa diobati hingga saat ini dan menular kemana-mana. Dan lacurnya, yang paling banyak menderita penyakit ini adalah para pejabat tinggi serta orang-orang yang memiliki banyak kekuasaan di kerajaan. Penyakit inilah yang menyebabkan kerajaan sulit untuk berkembang.</p>
<p>Pembangunan menjadi tidak jelas karena para pejabatnya yang harusnya mengurus pembangunan malah suka kentut. Rakyat menjadi semakin sengsara dengan aroma dan hasil bau busuk kentut para pepatih di kerajaan mereka.</p>
<p>Menyadari kentut ini sangat mengganggu maka raja bersama rakyat serta para penasehat kerajaan bersatu dan sepakat untuk membasmi mereka yang suka kentut. Tapi sayangnya, yang namanya kentut sangat sulit untuk dibuktikan. Para prajurit kerajaan bisa dengan mudah mencium bau kentut nan busuk itu, tapi mereka seperti kebingungan untuk menangkap siapa yang kentut.</p>
<p>Pernah dalam suatu sidang, para pepatih sampai adu jotos karena ruangan sidang sangat busuk oleh bau kentut. Semua saling tuding, saling tuduh siapa yang kentut. Salah seorang wartawan kerajaan lain yang meliput sidang tersebut bergumam, “mungkin mereka semua suka kentut, tapi sekarang malah saling tuduh“.</p>
<p>Keadaan semakin runyam setelah demo terjadi dimana-mana, rakyat menuntut agar pepatih dan petinggi kerajaan yang suka kentut segera ditangkap dan dihukum berat. Raja bersama penasehat pun segera bereaksi dan terbentuk sebuah komisi kerajaan yang diberi nama Komisi Pemberantasan Kentut.</p>
<p>Tapi sayang begitu sayang lagi, Komisi Pemberantasan Kentut belum berhasil menuntaskan kasus-kasus kentut yang besar. Kentut yang suaranya menggelegar dan baunya sangat busuk yang bahkan bisa tercium dari jarak puluhan ribu kilometer. Kentut yang merugikan kerajaan triliunan.</p>
<p>Konon, sekarang malah ada seorang petinggi kerajaan yang diduga kuat kentut. Begitu bau kentutnya tercium, dia segera melarikan diri keluar kerajaan dan bersembunyi. Dari persembunyiannya, petinggi kerajaan ini bernyanyi dan mengungkap skandal-skandal kentut yang lain.</p>
<p>Tapi kerajaan sudah sigap, petinggi yang diduga kentut ini telah ditangkap dan sekarang menjadi terdakwa kentut. Rakyat sekarang menunggu, apakah Komisi Pemberantasan Kentut akan mampu mengungkap kasus kentut si mantan petinggi ini, atau kasus kentut tersebut akan kembali seperti kasus-kasus sebelumnya, hanya tercium baunya tanpa bisa dibuktikan siapa pelaku kentutnya. Lalu kita akan mencium lagi bau-bau kentut yang lain.</p>
<p>Sampai kapan negara, eh kerajaan itu akan diberi julukan Kerajaan Kentut. Mampukah raja dan para penasehatnya membasmi mereka yang suka kentut? Kita saksikan setelah pepesan-pepesan berikut ini..</p>
<p>Sumber :http://imadewira.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/puspomagic.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/puspomagic.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/puspomagic.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/puspomagic.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/puspomagic.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/puspomagic.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/puspomagic.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/puspomagic.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/puspomagic.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/puspomagic.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/puspomagic.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/puspomagic.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/puspomagic.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/puspomagic.wordpress.com/229/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=229&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puspomagic.wordpress.com/2011/09/16/membasmi-kentut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d121ff65f01a561386289ea3f2a5dd18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puspomagic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>nenek bertanduk</title>
		<link>http://puspomagic.wordpress.com/2010/03/10/nenek-bertanduk/</link>
		<comments>http://puspomagic.wordpress.com/2010/03/10/nenek-bertanduk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 06:31:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puspomagic</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puspomagic.wordpress.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Zhang Ruifang, nenek berusia 101 tahun asal Desa Linlou, Provinsi Henan, China sontak jadi pusat perhatian gara-gara tanduk yang tumbuh di dahi kirinya. Tanduk hitam sepanjang 2,4 inchi atau 6 centimeter tumbuh hanya dalam waktu setahun di dahi kiri Zhang Ruifang. Sementara, di dahi kanan ada tanda-tanda muncul tanduk serupa. Tak hanya terkejut, keluarga sang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=225&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_224" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://puspomagic.files.wordpress.com/2010/03/86395_tanduk_di_dahi_zhang_ruifang_300_2251.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-224 " title="86395_tanduk_di_dahi_zhang_ruifang_300_225" src="http://puspomagic.files.wordpress.com/2010/03/86395_tanduk_di_dahi_zhang_ruifang_300_2251.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a><p class="wp-caption-text">tanduk nenek</p></div>
<p>Zhang Ruifang, nenek berusia 101 tahun asal Desa Linlou, Provinsi Henan, China sontak jadi pusat perhatian gara-gara tanduk yang tumbuh di dahi kirinya.</p>
<p>Tanduk hitam sepanjang 2,4 inchi atau 6 centimeter tumbuh hanya dalam waktu setahun di dahi kiri Zhang Ruifang. Sementara, di dahi kanan ada tanda-tanda muncul tanduk serupa.</p>
<p>Tak hanya terkejut, keluarga sang nenek juga khawatir. Putra bungsunya, Zhang Guozheng (60), mengaku tak memperhatikan kulit kasar yang tumbuh di dahi ibunya setahun lalu.</p>
<p>&#8220;Namun lama-lama makin aneh, tiba-tiba ada tanduk di dahi ibu saya, sampai berukuran 6 centimeter,&#8221; kata dia, seperti dimuat laman Daily Mail, Rabu 10 Maret 2010.</p>
<p>&#8220;Sekarang bahkan ada yang tumbuh di dahi sebelah kanannya. Kami khawatir akan tumbuh lagi tanduk yang sama,&#8221; kata Zhang.</p>
<p>Belum jelas penyebab tanduk di dahi Zhang Ruifang. Namun diduga itu karena penebalan kulit.</p>
<p>Sel yang membentuk tanduk itu diduga adalah keratin &#8212; sel yang sama yang membentuk rambut dan kuku manusia. Sementara pada hewan, keratin membentuk bagian kulit dan tanduk.</p>
<p>Meski sepuh, Zhang Ruifang masih aktif. Dia mampu berjalan meski dibantu tongkat. Dia juga masih bisa menikmati makanan favoritnya dengan enak, misalnya paha ayam goreng.</p>
<p>Zhang Ruifang punya tujuh anak, enam laki-laki seorang perempuan. Anak tertuanya berusia 82 tahun.</p>
<p>Keluarga Zhang Ruifang tinggal di pedesaan dan tak punya uang untuk membawanya ke rumah sakit. Namun, kata mereka, tanduk Zhang Rufang tidak membuatnya sakit &#8212; nenek itu masih bisa menikmati masa tuanya dengan damai.</p>
<p>sumber : VIVAnews﻿</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/puspomagic.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/puspomagic.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/puspomagic.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/puspomagic.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/puspomagic.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/puspomagic.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/puspomagic.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/puspomagic.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/puspomagic.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/puspomagic.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/puspomagic.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/puspomagic.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/puspomagic.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/puspomagic.wordpress.com/225/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=225&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puspomagic.wordpress.com/2010/03/10/nenek-bertanduk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d121ff65f01a561386289ea3f2a5dd18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puspomagic</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://puspomagic.files.wordpress.com/2010/03/86395_tanduk_di_dahi_zhang_ruifang_300_2251.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">86395_tanduk_di_dahi_zhang_ruifang_300_225</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>irang dau</title>
		<link>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/irang-dau/</link>
		<comments>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/irang-dau/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 06:16:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puspomagic</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puspomagic.wordpress.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[IRANG DAU IRANG DAU merupakan sebuah patung batu berukuran tinggi kurang lebih 30 cm dengan berat kurang lebih 15 Kg, berbentuk manusia kedua tangan menopang dagu seperti layaknya orang kedinginan, ditemukan oleh seorang penjala ikan disungai pada tahun 1930memiiki kekuatan supranatural yang sangat luar biasa. Konon, pada jaman dimana Suku Dayak Kenyah masih menganut Animisme, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=221&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>IRANG DAU</p>
<p>IRANG DAU merupakan sebuah patung batu berukuran tinggi kurang lebih 30 cm dengan berat kurang lebih 15 Kg, berbentuk manusia kedua tangan menopang dagu seperti layaknya orang kedinginan, ditemukan oleh seorang penjala ikan disungai pada tahun 1930memiiki kekuatan supranatural yang sangat luar biasa. Konon, pada jaman dimana Suku Dayak Kenyah masih menganut Animisme, keberadaan IRANG DAU merupakan tempat meminta bantuan untuk kepentingan masyarakat Suku Dayak Kenyah. Misalnya meminta musim penghujan, meminta kelimpahan hasil panen, mengusir wabah penyakit, mencari orang tenggelam. (INFO lebih lanjut silahkan hubungi email : akeqtemo_ppu@yahoo.co.id)</p>
<p>SEJARAH ASAL-USUL DAYAK KENYAH</p>
<p>Konon ada seorang bernama HAKA. Seorang saudagar kaya dari negeri Cina. Pekerjaannya adalah transaksi jual beli hasil bumi berkelana keseluruh penjuru dunia.</p>
<p>Singkat cerita, tibalah HAKA di pulau BORNEO/KALIMANTAN. ditemukannya sebuah gua untuk dijadikan tempat untuk beristirahat. Namun didalam gua tersebut, HAKA bertemu seekor naga yang sangat besar sekali. Diatas kepala sang Naga tampak berkilauan, dan ternyata kilauan cahaya tersebut berupakan pantulan dari sebuah Batu permata yang berada diatas kepala sang naga.</p>
<p>Haka kemudian berpikir, seandainya batu permata yang berada diatas kepala sang Naga itu dapat ia peroleh, tentunya ia akan jadi sangat kaya karena sudah barang tentu Batu Permata itu akan sangat mahal harganya. Dengan segala upaya HAKA berusaha untuk mengambil Batu Permata yang berada diatas kepala sang Naga, namun ia tidak berhasil. Karena kekuatan naga sangat luar biasa dengan semburan api yang sangat panas dari mulut sang Naga. HAKA pun menyerah, ia memutusjan untuk kembali pulang ke negerinya.</p>
<p>Sesampai di negerinya di Cina, HAKA pun menghadap Raja dan menceritakan tentang sang NAGA kepada baginda Raja. Mendengar cerita dari HAKA, Raja pun tertarik dan mengumpulkan seluruh pasukan kerajaan untuk mendiskusikan bagaimana agar bisa mengalahkan sang Naga dan mengambil Batu Permata yang ada di atas kepala sang Naga.</p>
<p>Akhirnya disepakati, seluruh pasukan yang akan diberangkatkan melawan sang Naga dibuatkan pakaian anti api dengan persenjataan yang amat sangatlah lengkap. Berangkatlah bala pasukan dari negeri Cina berlayar menuju pulau Kalimantan bersama HAKA untuk membunuh sang Naga berada.</p>
<p>Pasukan kemudian dibagi menjadi dua bagian. Pasukan pertama naik kedaratan bersama HAKA menuju gua, dan pasukan kedua menunggu diatas kapal.</p>
<p>Pasukan yang dipimpin HAKA pun berangkat menuju gua dimana sang Naga berada. Sesampai di Gua, sang Naga sedang tertidur pula. HAKA memerintahkan kepada pasukannya untuk tenang dan jangan sampai menimbulkan suara. Dengan sangat hati-hati HAKA beranjak mendekati sang Naga. Alhasil, Batu Permata yang berada diatas kepala sang Naga pun dapat diperolah HAKA tanpa harus berperang melawan san Naga.</p>
<p>Bersukacitalah seluruh pasukan HAKA karena telah berhasil mendapatkan Batu Permata itu tanpa bersusah payah melawan sang Naga. Batu Permata pun dipegang secara bergantian oleh para prajurit karena mereka ingin sekali melihat wujud Batu Permata tersebut. Dan tanpa mereka sadari, suara tawa sukacita mereka membuat sang Naga terbangun dan mengejar mereka.</p>
<p>HAKA dan seluruh pasukannya kemudian lari tunggang langgang menyelamatkan diri menuju kapal. Sang parjurit yang pada saat itu tengah memegang Batu Permata tersebut berhasil masuk ke kapal dan memerintahkan agar kapal segera berlayar.</p>
<p>Nasib tidak diuntung, mujur pun tidaklah didapat. HAKA dan beberapa orang prajurit tertinggal didaratan, kapal telah berlayar membawa Batu Permata menuju negeri Cina dan tidak pernah kembali lagi menjemput HAKA dan prajurit lainnya.</p>
<p>Akhirnya, HAKA dan prajurit yang tersisa berjalan menyusuri hutan, rimba dan sungai untuk mencari makanan. Mereka pun menemukan sebuah perkampungan dan meminta pertolongan kepada masyarakat setempat. Karena tidak ada lagi pilihan lain cara untuk kembali ke negeri asalnya, HAKA dan para prajurit pun kemudian menetap diperkampungan tersebut. Hingga akhirnya mereka pun bisa beradaptasi dengan masyarakat tersebut, berkeluarga dan dari situlah asal mula Penduduk Pulau Kalimantan memiliki Ras dari Negeri Cina.</p>
<p>Setelah sekian tahun, perkembangan penduduk semakin pesat. HAKA membawa sebagian penduduk untuk pindah ke daerah lain. Tempat tersebut bernama APAU AHE.</p>
<p>Di APAU AHE lah masyarakat HAKA terus tumbuh dan berkembang.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/puspomagic.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/puspomagic.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/puspomagic.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/puspomagic.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/puspomagic.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/puspomagic.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/puspomagic.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/puspomagic.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/puspomagic.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/puspomagic.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/puspomagic.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/puspomagic.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/puspomagic.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/puspomagic.wordpress.com/221/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=221&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/irang-dau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d121ff65f01a561386289ea3f2a5dd18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puspomagic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>asal-usul burung ruai</title>
		<link>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/asal-usul-burung-ruai/</link>
		<comments>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/asal-usul-burung-ruai/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 06:15:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puspomagic</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puspomagic.wordpress.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[Konon pada zaman dahulu di daerah Kabupaten Sambas (Kalimantan Barat), tepatnya di pedalaman benua Bantahan sebelah Timur Kota Sekura Ibukota Kecamatan Teluk Keramat yang dihuni oleh Suku Dayak, telah terjadi peristiwa yang sangat menakjubkan untuk diketahui dan menarik untuk dikaji, sehingga peristiwa itu diangkat ke permukaan. Menurut informasi orang bahwa di daerah tersebut terdapat sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=219&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Konon pada zaman dahulu di daerah Kabupaten Sambas (Kalimantan Barat), tepatnya di pedalaman benua Bantahan sebelah Timur Kota Sekura Ibukota Kecamatan Teluk Keramat yang dihuni oleh Suku Dayak, telah terjadi peristiwa yang sangat menakjubkan untuk diketahui dan menarik untuk dikaji, sehingga peristiwa itu diangkat ke permukaan.</p>
<p>Menurut informasi orang bahwa di daerah tersebut terdapat sebuah kerajaan yang kecil, letaknya tidak jauh dari Gunung Bawang yang berdampingan dengan Gunung Ruai. Tidak jauh dari kedua gunung dimaksud terdapatlah sebuah gua yang bernama “Gua Batu”, di dalamnya terdapat banyak aliran sungai kecil yang di dalamnya terdapat banyak ikan dan gua tersebut dihuni oleh seorang kakek tua renta yang boleh dikatakan sakti.</p>
<p>Cerita dimulai dengan seorang raja yang memerintah pada kerajaan di atas dan mempunyai tujuh orang putri, raja itu tidak mempunyai istri lagi sejak meninggalnya permaisuri atau ibu dari ketujuh orang putrinya. Di antara ketujuh orang putri tersebut ada satu orang putri raja yang bungsu atau Si Bungsu. Si Bungsu mempunyai budi pekerti yang baik, rajin, suka menolong dan taat pada orang tua, oleh karena itu tidak heran sang ayah sangat menyayanginya. Lain pula halnya dengan keenam kakak-kakaknya, perilakunya sangat berbeda jauh dengan Si Bungsu, keenam kakaknya mempunyai hati yang jahat, iri hati, dengki, suka membantah orang tua, dan malas bekerja. Setiap hari yang dikerjakannya hanya bermain-main saja.</p>
<p>Dengan kedua latar belakang inilah, maka sang ayah (raja) menjadi pilih kasih terhadap putri-putrinya. Hampir setiap hari keenam kakak Si Bungsu dimarah oleh ayahnya, sedangkan Si Bungsu sangat dimanjakannya. Melihat perlakuan inilah maka keenam kakak Si Bungsu menjadi dendam, bahkan benci terhadap adik kandungnya sendiri, maka bila ayahnya tidak ada di tempat, sasaran sang kakak adalah melampiaskan dendam kepada Si Bungsu dengan memukul habis-habisan tanpa ada rasa kasihan sehingga tubuh Si Bungsu menjadi kebiru-biruan dan karena takut dipukuli lagi Si Bungsu menjadi takut dengan kakaknya.</p>
<p>Untuk itu segala hal yang diperintahkan kakaknya mau tidak mau Si Bungsu harus menurut seperti: mencuci pakaian kakaknya, membersihkan rumah dan halaman, memasak, mencuci piring, bahkan yang paling mengerikan lagi, Si Bungsu biasa disuruh untuk mendatangkan beberapa orang taruna muda untuk teman/menemani kakaknya yang enam orang tadi. Semua pekerjaan hanya dikerjakan Si Bungsu sendirian sementara ke enam orang kakaknya hanya bersenda gurau saja.</p>
<p>Sekali waktu pernah akibat perlakuan keenam kakaknya itu terhadap Si Bungsu diketahui oleh sang raja (ayah) dengan melihat badan (tubuh) Si Bungsu yang biru karena habis dipukul tetapi takut untuk mengatakan yang sebenarnya pada sang ayah, dan bila sang ayah menanyakan peristiwa yang menimpa Si Bungsu kepada keenam kakaknya maka keenam orang kakaknya tersebut membuat alasan-alasan yang menjadikan sang ayah percaya seratus persen bahwa tidak terjadi apa-apa. Salah satu yang dibuat alasan sang kakak adalah sebab badan Si Bungsu biru karena Si Bungsu mencuri pepaya tetangga, kemudian ketahuan dan dipukul oleh tetangga tersebut. Karena terlalu percayanya sang ayah terhadap cerita dari sang kakak maka sang ayah tidak memperpanjang permasalahan dimaksud.</p>
<p>Begitulah kehidupan Si Bungsu yang dialami bersama keenam kakaknya, meskipun demikian Si Bungsu masih bersikap tidak menghadapi perlakuan keenam kakaknya, kadang-kadang Si Bungsu menangis tersedu-sedu menyesali dirinya mengapa ibunya begitu cepat meninggalkannya. sehingga ia tidak dapat memperoleh perlindungan. Untuk perlindungan dari sang ayah boleh dikatakan masih sangat kurang. Karena ayahnya sibuk dengan urusan kerajaan dan urusan pemerintahan.</p>
<p>Setelah mengalami hari-hari yang penuh kesengsaraan, maka pada suatu hari berkumpullah seluruh penghuni istana untuk mendengarkan berita bahwa sang raja akan berangkat ke kerajaan lain untuk lebih mempererat hubungan kekerabatan diantara mereka selama satu bulan. Ketujuh anak (putrinya) tidak ketinggalan untuk mendengarkan berita tentang kepergian ayahnya tersebut. Pada pertemuan itu pulalah diumumkan bahwa kekuasaan sang raja selama satu bulan itu dilimpahkan kepada Si Bungsu, yang penting bila sang raja tidak ada di tempat, maka masalah-masalah yang berhubungan dengan kerajaan (pemerintahan) harus mohon (minta) petunjuk terlebih dahulu dari Si Bungsu. Mendengar berita itu, keenam kakaknya terkejut dan timbul niat masing-masing di dalam hati kakaknya untuk melampiaskan rasa dengkinya, bila sang ayah sudah berangkat nanti. Serta timbul dalam hati masing-masing kakaknya mengapa kepercayaan ayahnya dilimpahkan kepada Si Bungsu bukan kepada mereka.</p>
<p>Para prajurit berdamping dalam keberangkatan sang raja sangat sibuk untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Maka pada keesokan harinya berangkatlah pasukan sang raja dengan bendera dan kuda yang disaksikan oleh seluruh rakyat kerajaan dan dilepas oleh ketujuh orang putrinya.</p>
<p>Keberangkatan sang ayah sudah berlangsung satu minggu yang lewat. Maka tibalah saatnya yaitu saat-saat yang dinantikan oleh keenam kakaknya Si Bungsu untuk melampiaskan nafsu jahatnya yaitu ingin memusnahkan Si Bungsu supaya jangan tinggal bersama lagi dan bila perlu Si Bungsu harus dibunuh. Tanda-tanda ini diketahui oleh Si Bungsu lewat mimpinya yang ingin dibunuh oleh kakanya pada waktu tidur di malam hari.</p>
<p>Setelah mengadakan perundingan di antara keenam kakaknya dan rencanapun sudah matang, maka pada suatu siang keenam kakak di bungsu tersebut memanggil Si Bungsu, apakah yang dilakukannya?. Ternyata keenam kakanya mengajak Si Bungsu untuk mencari ikan (menangguk) yang di dalam bahasa Melayu Sambas mencari ikan dengan alat yang dinamakan tangguk yang dibuat dari rotan dan bentuknya seperti bujur telur (oval). Karena sangat gembira bahwa kakaknya mau berteman lagi dengannya, lalu Si Bungsu menerima ajakan tersebut. Padahal dalam ajakan tersebut terselip sebuah balas dendam kakaknya terhadap Si Bungsu, tetapi Si Bungsu tidak menduga hal itu sama sekali.</p>
<p>Tanpa berpikir panjang lagi maka berangkatlah ketujuh orang putri raja tersebut pada siang itu, dengan masing-masing membawa tangguk dan sampailah mereka bertujuh di tempat yang akan mereka tuju (lokasi menangguk), yaitu gua batu, Si Bungsu disuruh masuk terlebih dahulu ke dalam gua, baru diikuti oleh keenam kakaknya. Setelah mereka masuk, Si Bungsu disuruh berpisah dalam menangguk ikan supaya mendapat lebih banyak dan ia tidak tahu bahwa ia tertinggal jauh dengan kakak-kakanya.</p>
<p>Si Bungsu sudah berada lebih jauh ke dalam gua, sedangkan keenam kakaknya masih saja berada di muka gua dan mendoakan supaya Si Bungsu tidak dapat menemukan jejak untuk pulang nantinya. Keenam kakaknya tertawa terbahak-bahak sebab Si Bungsu telah hilang dari penglihatan. Suasana gua yang gelap gulita membuat Si Bungsu menjadi betul-betul kehabisan akal untuk mencari jalan keluar dari gua itu. Tidak lama kemudian keenam kakaknya pulang dari gua batu menuju rumahnya tanpa membawa Si Bungsu dan pada akhirnya Si Bungsu pun tersesat.</p>
<p>Merasa bahwa Si Bungsu telah dipermainkan oleh kakaknya tadi, maka tinggallah ia seorang diri di dalam gua batu tersebut dan duduk bersimpuh di atas batu pada aliran sungai dalam gua untuk meratapi nasibnya yang telah diperdayakan oleh keenam kakaknya, Si Bungsu hanya dapat menangis siang dan malam sebab tidak ada satupun makhluk yang dapat menolong dalam gua itu kecuali keadaan yang gelap gulita serta ikan yang berenang kesana kemari.</p>
<p>Bagaimana nasib Si Bungsu? tanpa terasa Si Bungsu berada dalam gua itu sudah tujuh hari tujuh malam lamanya, namun ia masih belum bisa untuk pulang, tepatnya pada hari ketujuh Si Bungsu berada di dalam gua itu, tanpa disangka-sangka terjadilah peristiwa yang sangat menakutkan di dalam gua batu itu, suara gemuruh menggelegar-gelegar sepertinya ingin merobohkan gua batu tersebut, Si Bungsu pun hanya bisa menangis dan menjerit-jerit untuk menahan rasa ketakutannya, maka pada saat itu dengan disertai bunyi yang menggelegar muncullah seorang kakek tua renta yang sakti dan berada tepat di hadapan Si Bungsu, lalu Si Bungsu pun terkejut melihatnya, tak lama kemudian kakek itu berkata,” Sedang apa kamu disini cucuku?”, lalu Si Bungsu pun menjawab,” Hamba ditinggalkan oleh kakak-kakak hamba, kek!”, maka Si Bungsu pun menangis ketakutan sehingga air matanya tidak berhenti keluar, tanpa diduga-duga pada saat itu dengan kesaktian kakek tersebut titik-titik air mata Si Bungsu secara perlahan-lahan berubah menjadi telur-telur putih yang besar dan banyak jumlahnya, kemudian Si Bungsu pun telah diubah bentuknya oleh si kakek sakti menjadi seekor burung yang indah bulu-bulunya. Si Bungsu masih bisa berbicara seperti manusia pada saat itu, lalu kakek itu berkata lagi, “Cucuku aku akan menolong kamu dari kesengsaraan yang menimpa hidupmu tapi dengan cara engkau telah kuubah bentukmu menjadi seekor burung dan kamu akan aku beri nama Burung Ruai, apabila aku telah hilang dari pandanganmu maka eramlah telur-telur itu supaya jadi burung-burung sebagai temanmu!”. Kemudian secara spontanitas Si Bungsu telah berubah menjadi seekor burung dengan menjawab pembicaraan kakek sakti itu dengan jawaban kwek … kwek … kwek … kwek …. kwek, Bersamaan dengan itu kakek sakti itu menghilang bersama asap dan burung ruai yang sangat banyak jumlahnya dan pada saat itu pula burung-burung itu pergi meninggalkan gua dan hidup di pohon depan tempat tinggal Si Bungsu dahulu, dengan bersuara kwek … kwek …. kwek … kwek …. kwek, Mereka menyaksikan kakak-kakak Si Bungsu yang dihukum oleh ayahnya karena telah membunuh Si Bungsu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/puspomagic.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/puspomagic.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/puspomagic.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/puspomagic.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/puspomagic.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/puspomagic.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/puspomagic.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/puspomagic.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/puspomagic.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/puspomagic.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/puspomagic.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/puspomagic.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/puspomagic.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/puspomagic.wordpress.com/219/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=219&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/asal-usul-burung-ruai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d121ff65f01a561386289ea3f2a5dd18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puspomagic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>telaga warna</title>
		<link>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/telaga-warna/</link>
		<comments>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/telaga-warna/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 06:14:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puspomagic</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puspomagic.wordpress.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Zaman dahulu, ada sebuah kerajaan di Jawa Barat bernama Kutatanggeuhan. Kutatanggeuhan merupakan kerajaan yang makmur dan damai. Rakyatnya hidup tenang dan sejahtera karena dipimpin oleh raja yang bijaksana. Raja Kutatanggeuhan bernama Prabu Suwartalaya dan permaisurinya bernama Ratu Purbamanah. Raja dan ratu sangant bijaksana sehingga kerjaan yang dipimpin makmur dan tenteram. Semua sangat menyenangkan. Sayangnya, Prabu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=217&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Zaman dahulu, ada sebuah kerajaan di Jawa Barat bernama Kutatanggeuhan. Kutatanggeuhan merupakan kerajaan yang makmur dan damai. Rakyatnya hidup tenang dan sejahtera karena dipimpin oleh raja yang bijaksana. Raja Kutatanggeuhan bernama Prabu Suwartalaya dan permaisurinya bernama Ratu Purbamanah. Raja dan ratu sangant bijaksana sehingga kerjaan yang dipimpin makmur dan tenteram.</p>
<p>Semua sangat menyenangkan. Sayangnya, Prabu dan istrinya belum memiliki anak. Itu membuat pasangan kerajaan itu sangat sedih. Penasehat Prabu menyarankan, agar mereka mengangkat anak. Namun Prabu dan Ratu tidak setuju. “Buat kami, anak kandung adalah lebih baik dari pada anak angkat,” sahut mereka.</p>
<p>Ratu sering murung dan menangis. Prabu pun ikut sedih melihat istrinya. Lalu Prabu pergi ke hutan untuk bertapa. Di sana sang Prabu terus berdoa, agar dikaruniai anak. Beberapa bulan kemudian, keinginan mereka terkabul. Ratu pun mulai hamil. Seluruh rakyat di kerajaan itu senang sekali. Mereka membanjiri istana dengan hadiah.</p>
<p>Sembilan bulan kemudian, Ratu melahirkan seorang putri yang diberinama Gilang Rukmini . Penduduk negeri pun kembali mengirimi putri kecil itu aneka hadiah. Bayi itu tumbuh menjadi anak yang lucu. Belasan tahun kemudian, ia sudah menjadi remaja yang cantik.</p>
<p>Prabu dan Ratu sangat menyayangi putrinya. Mereka memberi putrinya apa pun yang dia inginkan. Namun itu membuatnya menjadi gadis yang manja. Kalau keinginannya tidak terpenuhi, gadis itu akan marah. Ia bahkan sering berkata kasar. Walaupun begitu, orangtua dan rakyat di kerajaan itu mencintainya.</p>
<p>Hari berlalu, Putri pun tumbuh menjadi gadis tercantik di seluruh negeri. Dalam beberapa hari, Putri akan berusia 17 tahun. Maka para penduduk di negeri itu pergi ke istana. Mereka membawa aneka hadiah yang sangat indah. Prabu mengumpulkan hadiah-hadiah yang sangat banyak itu, lalu menyimpannya dalam ruangan istana. Sewaktu-waktu, ia bisa menggunakannya untuk kepentingan rakyat.</p>
<p>Prabu hanya mengambil sedikit emas dan permata. Ia membawanya ke ahli perhiasan. “Tolong, buatkan kalung yang sangat indah untuk putriku,” kata Prabu. “Dengan senang hati, Yang Mulia,” sahut ahli perhiasan. Ia lalu bekerja d sebaik mungkin, dengan sepenuh hati. Ia ingin menciptakan kalung yang paling indah di dunia, karena ia sangat menyayangi Putri.</p>
<p>Hari ulang tahun pun tiba. Penduduk negeri berkumpul di alun-alun istana. Ketika Prabu dan Ratu datang, orang menyambutnya dengan gembira. Sambutan hangat makin terdengar, ketika Putri yang cantik jelita muncul di hadapan semua orang. Semua orang mengagumi kecantikannya.</p>
<p>Prabu lalu bangkit dari kursinya. Kalung yang indah sudah dipegangnya. “Putriku tercinta, hari ini aku berikan kalung ini untukmu. Kalung ini pemberian orang-orang dari penjuru negeri. Mereka sangat mencintaimu. Mereka mempersembahkan hadiah ini, karena mereka gembira melihatmu tumbuh jadi dewasa. Pakailah kalung ini, Nak,” kata Prabu.</p>
<p>Putri menerima kalung itu. Lalu ia melihat kalung itu sekilas. “Aku tak mau memakainya. Kalung ini jelek!” seru Putri. Kemudian ia melempar kalung itu. Kalung yang indah pun rusak. Emas dan permatanya tersebar di lantai.</p>
<p>Itu sungguh mengejutkan. Tak seorang pun menyangka, Putri akan berbuat seperti itu. Tak seorang pun bicara. Suasana hening. Tiba-tiba meledaklah tangis Ratu Purbamanah. Dia sangat sedih melihat kelakuan putrinya.Akhirnya semua pun meneteskan air mata, hingga istana pun basah oleh air mata mereka. Mereka terus menangis hingga air mata mereka membanjiri istana, dan tiba-tiba saja dari dalam tanah pun keluar air yang deras, makin lama makin banyak. Hingga akhirnya kerajaan Kutatanggeuhan tenggelam dan terciptalah sebuah danau yang sangat indah.</p>
<p>Di hari yang cerah, kita bisa melihat danau itu penuh warna yang indah dan mengagumkan. Warna itu berasal dari bayangan hutan, tanaman, bunga-bunga, dan langit di sekitar telaga. Namun orang mengatakan, warna-warna itu berasal dari kalung Putri yang tersebar di dasar telaga.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/puspomagic.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/puspomagic.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/puspomagic.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/puspomagic.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/puspomagic.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/puspomagic.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/puspomagic.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/puspomagic.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/puspomagic.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/puspomagic.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/puspomagic.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/puspomagic.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/puspomagic.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/puspomagic.wordpress.com/217/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=217&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/telaga-warna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d121ff65f01a561386289ea3f2a5dd18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puspomagic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>batu golok</title>
		<link>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/batu-golok/</link>
		<comments>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/batu-golok/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 06:13:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puspomagic</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puspomagic.wordpress.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Pada jaman dahulu di daerah Padamara dekat Sungai Sawing hiduplah sebuah keluarga miskin. Sang istri bernama Inaq Lembain dan sang suami bernama Amaq Lembain. Mata pencaharian mereka adalah buruh tani. Setiap hari mereka berjalan kedesa desa menawarkan tenaganya untuk menumbuk padi. Kalau Inaq Lembain menumbuk padi maka kedua anaknya menyertai pula. Pada suatu hari, ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=214&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada jaman dahulu di daerah Padamara dekat Sungai Sawing hiduplah sebuah keluarga miskin. Sang istri bernama Inaq Lembain dan sang suami bernama Amaq Lembain.</p>
<p>Mata pencaharian mereka adalah buruh tani. Setiap hari mereka berjalan kedesa desa menawarkan tenaganya untuk menumbuk padi.</p>
<p>Kalau Inaq Lembain menumbuk padi maka kedua anaknya menyertai pula. Pada suatu hari, ia sedang asyik menumbuk padi. Kedua anaknya ditaruhnya diatas sebuah batu ceper didekat tempat ia bekerja.</p>
<p>Anehnya, ketika Inaq mulai menumbuk, batu tempat mereka duduk makin lama makin menaik. Merasa seperti diangkat, maka anaknya yang sulung mulai memanggil ibunya: “Ibu batu ini makin tinggi.” Namun sayangnya Inaq Lembain sedang sibuk bekerja. Dijawabnya, “Anakku tunggulah sebentar, Ibu baru saja menumbuk.”</p>
<p>Begitulah yang terjadi secara berulang-ulang. Batu ceper itu makin lama makin meninggi hingga melebihi pohon kelapa. Kedua anak itu kemudian berteriak sejadi-jadinya. Namun, Inaq Lembain tetap sibuk menumbuk dan menampi beras. Suara anak-anak itu makin lama makin sayup. Akhirnya suara itu sudah tidak terdengar lagi.</p>
<p>Batu Goloq itu makin lama makin tinggi. Hingga membawa kedua anak itu mencapai awan. Mereka menangis sejadi-jadinya. Baru saat itu Inaq Lembain tersadar, bahwa kedua anaknya sudah tidak ada. Mereka dibawa naik oleh Batu Goloq.</p>
<p>Inaq Lembain menangis tersedu-sedu. Ia kemudian berdoa agar dapat mengambil anaknya. Syahdan doa itu terjawab. Ia diberi kekuatan gaib. dengan sabuknya ia akan dapat memenggal Batu Goloq itu. Ajaib, dengan menebaskan sabuknya batu itu terpenggal menjadi tiga bagian. Bagian pertama jatuh di suatu tempat yang kemudian diberi nama Desa Gembong olrh karena menyebabkan tanah di sana bergetar. Bagian ke dua jatuh di tempat yang diberi nama Dasan Batu oleh karena ada orang yang menyaksikan jatuhnya penggalan batu ini. Dan potongan terakhir jatuh di suatu tempat yang menimbulkan suara gemuruh. Sehingga tempat itu diberi nama Montong Teker.</p>
<p>Sedangkan kedua anak itu tidak jatuh ke bumi. Mereka telah berubah menjadi dua ekor burung. Anak sulung berubah menjadi burung Kekuwo dan adiknya berubah menjadi burung Kelik. Oleh karena keduanya berasal dari manusia maka kedua burung itu tidak mampu mengerami telurnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/puspomagic.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/puspomagic.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/puspomagic.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/puspomagic.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/puspomagic.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/puspomagic.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/puspomagic.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/puspomagic.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/puspomagic.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/puspomagic.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/puspomagic.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/puspomagic.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/puspomagic.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/puspomagic.wordpress.com/214/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=214&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/batu-golok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d121ff65f01a561386289ea3f2a5dd18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puspomagic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>legenda timun emas</title>
		<link>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/legenda-timun-emas/</link>
		<comments>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/legenda-timun-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 06:11:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puspomagic</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puspomagic.wordpress.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Pada zaman dahulu, hiduplah sepasang suami istri petani. Mereka tinggal di sebuah desa di dekat hutan. Mereka hidup bahagia. Sayangnya mereka belum saja dikaruniai seorang anak pun. Setiap hari mereka berdoa pada Yang Maha Kuasa. Mereka berdoa agar segera diberi seorang anak. Suatu hari seorang raksasa melewati tempat tinggal mereka. Raksasa itu mendengar doa suami [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=211&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada zaman dahulu, hiduplah sepasang suami istri petani. Mereka tinggal di sebuah desa di dekat hutan. Mereka hidup bahagia. Sayangnya mereka belum saja dikaruniai seorang anak pun.</p>
<p>Setiap hari mereka berdoa pada Yang Maha Kuasa. Mereka berdoa agar segera diberi seorang anak. Suatu hari seorang raksasa melewati tempat tinggal mereka. Raksasa itu mendengar doa suami istri itu. Raksasa itu kemudian memberi mereka biji mentimun.</p>
<p>“Tanamlah biji ini. Nanti kau akan mendapatkan seorang anak perempuan,” kata Raksasa. “Terima kasih, Raksasa,” kata suami istri itu. “Tapi ada syaratnya. Pada usia 17 tahun anak itu harus kalian serahkan padaku,” sahut Raksasa. Suami istri itu sangat merindukan seorang anak. Karena itu tanpa berpikir panjang mereka setuju.</p>
<p>Suami istri petani itu kemudian menanam biji-biji mentimun itu. Setiap hari mereka merawat tanaman yang mulai tumbuh itu dengan sebaik mungkin. Berbulan-bulan kemudian tumbuhlah sebuah mentimun berwarna keemasan.</p>
<p>Buah mentimun itu semakin lama semakin besar dan berat. Ketika buah itu masak, mereka memetiknya. Dengan hati-hati mereka memotong buah itu. Betapa terkejutnya mereka, di dalam buah itu mereka menemukan bayi perempuan yang sangat cantik. Suami istri itu sangat bahagia. Mereka memberi nama bayi itu Timun Mas.</p>
<p>Tahun demi tahun berlalu. Timun Mas tumbuh menjadi gadis yang cantik. Kedua orang tuanya sangat bangga padanya. Tapi mereka menjadi sangat takut. Karena pada ulang tahun Timun Mas yang ke-17, sang raksasa datang kembali. Raksasa itu menangih janji untuk mengambil Timun Mas.</p>
<p>Petani itu mencoba tenang. “Tunggulah sebentar. Timun Mas sedang bermain. Istriku akan memanggilnya,” katanya. Petani itu segera menemui anaknya. “Anakkku, ambillah ini,” katanya sambil menyerahkan sebuah kantung kain. “Ini akan menolongmu melawan Raksasa. Sekarang larilah secepat mungkin,” katanya. Maka Timun Mas pun segera melarikan diri.</p>
<p>Suami istri itu sedih atas kepergian Timun Mas. Tapi mereka tidak rela kalau anaknya menjadi santapan Raksasa. Raksasa menunggu cukup lama. Ia menjadi tak sabar. Ia tahu, telah dibohongi suami istri itu. Lalu ia pun menghancurkan pondok petani itu. Lalu ia mengejar Timun Mas ke hutan.</p>
<p>Raksasa segera berlari mengejar Timun Mas. Raksasa semakin dekat. Timun Mas segera mengambil segenggam garam dari kantung kainnya. Lalu garam itu ditaburkan ke arah Raksasa. Tiba-tiba sebuah laut yang luas pun terhampar. Raksasa terpaksa berenang dengan susah payah.</p>
<p>Timun Mas berlari lagi. Tapi kemudian Raksasa hampir berhasil menyusulnya. Timun Mas kembali mengambil benda ajaib dari kantungnya. Ia mengambil segenggam cabai. Cabai itu dilemparnya ke arah raksasa. Seketika pohon dengan ranting dan duri yang tajam memerangkap Raksasa. Raksasa berteriak kesakitan. Sementara Timun Mas berlari menyelamatkan diri.</p>
<p>Tapi Raksasa sungguh kuat. Ia lagi-lagi hampir menangkap Timun Mas. Maka Timun Mas pun mengeluarkan benda ajaib ketiga. Ia menebarkan biji-biji mentimun ajaib. Seketika tumbuhlah kebun mentimun yang sangat luas. Raksasa sangat letih dan kelaparan. Ia pun makan mentimun-mentimun yang segar itu dengan lahap. Karena terlalu banyak makan, Raksasa tertidur.</p>
<p>Timun Mas kembali melarikan diri. Ia berlari sekuat tenaga. Tapi lama kelamaan tenaganya habis. Lebih celaka lagi karena Raksasa terbangun dari tidurnya. Raksasa lagi-lagi hampir menangkapnya. Timun Mas sangat ketakutan. Ia pun melemparkan senjatanya yang terakhir, segenggam terasi udang. Lagi-lagi terjadi keajaiban. Sebuah danau lumpur yang luas terhampar. Raksasa terjerembab ke dalamnya. Tangannya hampir menggapai Timun Mas. Tapi danau lumpur itu menariknya ke dasar. Raksasa panik. Ia tak bisa bernapas, lalu tenggelam.</p>
<p>Timun Mas lega. Ia telah selamat. Timun Mas pun kembali ke rumah orang tuanya. Ayah dan Ibu Timun Mas senang sekali melihat Timun Mas selamat. Mereka menyambutnya. “Terima Kasih, Tuhan. Kau telah menyelamatkan anakku,” kata mereka gembira.</p>
<p>Sejak saat itu Timun Mas dapat hidup tenang bersama orang tuanya. Mereka dapat hidup bahagia tanpa ketakutan lagi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/puspomagic.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/puspomagic.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/puspomagic.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/puspomagic.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/puspomagic.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/puspomagic.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/puspomagic.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/puspomagic.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/puspomagic.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/puspomagic.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/puspomagic.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/puspomagic.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/puspomagic.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/puspomagic.wordpress.com/211/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=211&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/legenda-timun-emas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d121ff65f01a561386289ea3f2a5dd18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puspomagic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>legenda pesut</title>
		<link>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/legenda-pesut/</link>
		<comments>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/legenda-pesut/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 06:10:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puspomagic</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puspomagic.wordpress.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Di Kalimanatan Timur terdapat sebuah sungai yang terkenal yaitu Sungai Mahakam. Di sungai tersebut terdapat ikan yang sangat khas bentuknya yaitu Pesut Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) adalah lumba-lumba air tawar Indonesia. Tubuh tegap, sirip punggung kecil &#38; segitiga serta kepala bulat/tumpul dgn mata yg kecil. Tergolong lumba-lumba kecil, dgn panjang dewasa 2,0 – 2,75 m, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=208&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di Kalimanatan Timur terdapat sebuah sungai yang terkenal yaitu Sungai Mahakam. Di sungai tersebut terdapat ikan yang sangat khas bentuknya yaitu Pesut Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) adalah lumba-lumba air tawar Indonesia. Tubuh tegap, sirip punggung kecil &amp; segitiga serta kepala bulat/tumpul dgn mata yg kecil. Tergolong lumba-lumba kecil, dgn panjang dewasa 2,0 – 2,75 m, bayi pesut 1,0 m. Pesut tdk terlalu aktif, terkadang melompat rendah). Sebenarnya pesut bukanlah ikan tetapi mamalia air sebagaimana Lumba-lumba dan Paus. Menurut penduduk sekitar sungai tersebut Pesut bukanlah sembarang ikan tetapi adalah jelmaan manusia.</p>
<p>Ceritanya pada jaman dahulu kala di rantau Mahakam, terdapat sebuah dusun yang didiami oleh beberapa keluarga. Mata pencaharian mereka kebanyakan adalah sebagai petani maupun nelayan. Setiap tahun setelah musim panen, penduduk dusun tersebut biasanya mengadakan pesta adat yang diisi dengan beraneka macam pertunjukan ketangkasan dan kesenian.</p>
<p>Ditengah masyarakat yang tinggal di dusun tersebut, terdapat suatu keluarga yang hidup rukun dan damai dalam sebuah pondok yang sederhana. Mereka terdiri dari sepasang suami-istri dan dua orang putra dan putri. Kebutuhan hidup mereka tidak terlalu sukar untuk dipenuhi karena mereka memiliki kebun yang ditanami berbagai jenis buah-buahan dan sayur-sayuran. Begitu pula segala macam kesulitan dapat diatasi dengan cara yang bijaksana, sehingga mereka hidup dengan bahagia selama bertahun-tahun.</p>
<p>Pada suatu ketika, sang ibu terserang oleh suatu penyakit. Walau telah diobati oleh beberapa orang tabib, namun sakit sang ibu tak kunjung sembuh pula hingga akhirnya ia meninggal dunia. Sepeninggal sang ibu, kehidupan keluarga ini mulai tak terurus lagi. Mereka larut dalam kesedihan yang mendalam karena kehilangan orang yang sangat mereka cintai. Sang ayah menjadi pendiam dan pemurung, sementara kedua anaknya selalu diliputi rasa bingung, tak tahu apa yang mesti dilakukan. Keadaan rumah dan kebun mereka kini sudah tak terawat lagi. Beberapa sesepuh desa telah mencoba menasehati sang ayah agar tidak larut dalam kesedihan, namun nasehat-nasehat mereka tak dapat memberikan perubahan padanya. Keadaan ini berlangsung cukup lama.</p>
<p>Suatu hari di dusun tersebut kembali diadakan pesta adat panen. Berbagai pertunjukan dan hiburan kembali digelar. Dalam suatu pertunjukan ketangkasan, terdapatlah seorang gadis yang cantik dan mempesona sehingga selalu mendapat sambutan pemuda-pemuda dusun tersebut bila ia beraksi. Mendengar berita yang demikian itu, tergugah juga hati sang ayah untuk turut menyaksikan bagaimana kehebatan pertunjukan yang begitu dipuji-puji penduduk dusun hingga banyak pemuda yang tergila-gila dibuatnya.</p>
<p>Malam itu adalah malam ketujuh dari acara keramaian yang dilangsungkan. Perlahan-lahan sang ayah berjalan mendekati tempat pertunjukan dimana gadis itu akan bermain. Sengaja ia berdiri di depan agar dapat dengan jelas menyaksikan permainan serta wajah sang gadis. Akhirnya pertunjukan pun dimulai. Berbeda dengan penonton lainnya, sang ayah tidak banyak tertawa geli atau memuji-muji penampilan sang gadis. Walau demikian sekali-sekali ada juga sang ayah tersenyum kecil. Sang gadis melemparkan senyum manisnya kepada para penonton yang memujinya maupun yang menggodanya. Suatu saat, akhirnya bertemu jua pandangan antara si gadis dan sang ayah tadi. Kejadian ini berulang beberapa kali, dan tidak lah diperkirakan sama sekali kiranya bahwa terjalin rasa cinta antara sang gadis dengan sang ayah dari dua orang anak tersebut.</p>
<p>Demikianlah keadaannya, atas persetujuan kedua belah pihak dan restu dari para sesepuh maka dilangsungkanlah pernikahan antara mereka setelah pesta adat di dusun tersebut usai. Dan berakhir pula lah kemuraman keluarga tersebut, kini mulailah mereka menyusun hidup baru. Mereka mulai mengerjakan kegiatan-kegiatan yang dahulunya tidak mereka usahakan lagi. Sang ayah kembali rajin berladang dengan dibantu kedua anaknya, sementara sang ibu tiri tinggal di rumah menyiapkan makanan bagi mereka sekeluarga. Begitulah seterusnya sampai berbulan-bulan lamanya hingga kehidupan mereka cerah kembali.</p>
<p>Dalam keadaan yang demikian, tidak lah diduga sama sekali ternyata sang ibu baru tersebut lama kelamaan memiliki sifat yang kurang baik terhadap kedua anak tirinya. Kedua anak itu baru diberi makan setelah ada sisa makanan dari ayahnya. Sang ayah hanya dapat memaklumi perbuatan istrinya itu, tak dapat berbuat apa-apa karena dia sangat mencintainya. Akhirnya, seluruh rumah tangga diatur dan berada ditangan sang istri muda yang serakah tersebut. Kedua orang anak tirinya disuruh bekerja keras setiap hari tanpa mengenal lelah dan bahkan disuruh mengerjakan hal-hal yang diluar kemampuan mereka.</p>
<p>Pada suatu ketika, sang ibu tiri telah membuat suatu rencana jahat. Ia menyuruh kedua anak tirinya untuk mencari kayu bakar di hutan.<br />
“Kalian berdua hari ini harus mencari kayu bakar lagi!” perintah sang ibu, “Jumlahnya harus tiga kali lebih banyak dari yang kalian peroleh kemarin. Dan ingat! Jangan pulang sebelum kayunya banyak dikumpulkan. Mengerti?!”</p>
<p>“Tapi, Bu…” jawab anak lelakinya, “Untuk apa kayu sebanyak itu…? Kayu yang ada saja masih cukup banyak. Nanti kalau sudah hampir habis, barulah kami mencarinya lagi…”</p>
<p>“Apa?! Kalian sudah berani membantah ya?! Nanti kulaporkan ke ayahmu bahwa kalian pemalas! Ayo, berangkat sekarang juga!!” kata si ibu tiri dengan marahnya.</p>
<p>Anak tirinya yang perempuan kemudian menarik tangan kakaknya untuk segera pergi. Ia tahu bahwa ayahnya telah dipengaruhi sang ibu tiri, jadi sia-sia saja untuk membantah karena tetap akan dipersalahkan jua. Setelah membawa beberapa perlengkapan, berangkatlah mereka menuju hutan. Hingga senja menjelang, kayu yang dikumpulkan belum mencukupi seperti yang diminta ibu tiri mereka. Terpaksa lah mereka harus bermalam di hutan dalam sebuah bekas pondok seseorang agar dapat meneruskan pekerjaan mereka esok harinya. Hampir tengah malam barulah mereka dapat terlelap walau rasa lapar masih membelit perut mereka.</p>
<p>Esok paginya, mereka pun mulai mengumpulkan kayu sebanyak-banyaknya. Menjelang tengah hari, rasa lapar pun tak tertahankan lagi, akhirnya mereka tergeletak di tanah selama beberapa saat. Dan tanpa mereka ketahui, seorang kakek tua datang menghampiri mereka.<br />
“Apa yang kalian lakukan disini, anak-anak?!” tanya kakek itu kepada mereka. Kedua anak yang malang tersebut lalu menceritakan semuanya, termasuk tingkah ibu tiri mereka dan keadaan mereka yang belum makan nasi sejak kemarin hingga rasanya tak sanggup lagi untuk meneruskan pekerjaan.</p>
<p>“Kalau begitu…, pergilah kalian ke arah sana.” kata si kakek sambil menunjuk ke arah rimbunan belukar, “Disitu banyak terdapat pohon buah-buahan. Makanlah sepuas-puasnya sampai kenyang. Tapi ingat, janganlah dicari lagi esok harinya karena akan sia-sia saja. Pergilah sekarang juga!”</p>
<p>Sambil mengucapkan terima kasih, kedua kakak beradik tersebut bergegas menuju ke tempat yang dimaksud. Ternyata benar apa yang diucapkan kakek tadi, disana banyak terdapat beraneka macam pohon buah-buahan. Buah durian, nangka, cempedak, wanyi, mangga dan pepaya yang telah masak tampak berserakan di tanah. Buah-buahan lain seperti pisang, rambutan dan kelapa gading nampak bergantungan di pohonnya. Mereka kemudian memakan buah-buahan tersebut hingga kenyang dan badan terasa segar kembali. Setelah beristirahat beberapa saat, mereka dapat kembali melanjutkan pekerjaan mengumpulkan kayu hingga sesuai dengan yang diminta sang ibu tiri.</p>
<p>Menjelang sore, sedikit demi sedikit kayu yang jumlahnya banyak itu berhasil diangsur semuanya ke rumah. Mereka kemudian menyusun kayu-kayu tersebut tanpa memperhatikan keadaan rumah. Setelah tuntas, barulah mereka naik ke rumah untuk melapor kepada sang ibu tiri, namun alangkah terkejutnya mereka ketika melihat isi rumah yang telah kosong melompong.</p>
<p>Ternyata ayah dan ibu tiri mereka telah pergi meninggalkan rumah itu. Seluruh harta benda didalam rumah tersebut telah habis dibawa serta, ini berarti mereka pergi dan tak akan kembali lagi ke rumah itu. Kedua kakak beradik yang malang itu kemudian menangis sejadi-jadinya. Mendengar tangisan keduanya, berdatanganlah tetangga sekitarnya untuk mengetahui apa gerangan yang terjadi. Mereka terkejut setelah mengetahui bahwa kedua ayah dan ibu tiri anak-anak tersebut telah pindah secara diam-diam.</p>
<p>Esok harinya, kedua anak tersebut bersikeras untuk mencari orangtuanya. Mereka memberitahukan rencana tersebut kepada tetangga terdekat. Beberapa tetangga yang iba kemudian menukar kayu bakar dengan bekal bahan makanan bagi perjalanan kedua anak itu. Menjelang tengah hari, berangkatlah keduanya mencari ayah dan ibu tiri mereka.</p>
<p>Telah dua hari mereka berjalan namun orangtua mereka belum juga dijumpai, sementara perbekalan makanan sudah habis. Pada hari yang ketiga, sampailah mereka di suatu daerah yang berbukit dan tampaklah oleh mereka asap api mengepul di kejauhan. Mereka segera menuju ke arah tempat itu sekedar bertanya kepada penghuninya barangkali mengetahui atau melihat kedua orangtua mereka.</p>
<p>Mereka akhirnya menjumpai sebuah pondok yang sudah reot. Tampak seorang kakek tua sedang duduk-duduk didepan pondok tersebut. Kedua kakak beradik itu lalu memberi hormat kepada sang kakek tua dan memberi salam.</p>
<p>“Dari mana kalian ini? Apa maksud kalian hingga datang ke tempat saya yang jauh terpencil ini?” tanya sang kakek sambil sesekali terbatuk-batuk kecil.</p>
<p>“Maaf, Tok.” kata si anak lelaki, “Kami ini sedang mencari kedua urangtua kami. Apakah Datok pernah melihat seorang laki-laki dan seorang perempuan yang masih muda lewat disini?”</p>
<p>Sang kakek terdiam sebentar sambil mengernyitkan keningnya, tampaknya ia sedang berusaha keras untuk mengingat-ingat sesuatu.<br />
“Hmmm…, beberapa hari yang lalu memang ada sepasang suami-istri yang datang kesini.” kata si kakek kemudian, “Mereka banyak sekali membawa barang. Apakah mereka itu yang kalian cari?”</p>
<p>“Tak salah lagi, Tok.” kata anak lelaki itu dengan gembira, “Mereka pasti urangtuha kami! Ke arah mana mereka pergi, Tok?”</p>
<p>“Waktu itu mereka meminjam perahuku untuk menyeberangi sungai. Mereka bilang, mereka ingin menetap diseberang sana dan hendak membuat sebuah pondok dan perkebunan baru. Cobalah kalian cari di seberang sana.”</p>
<p>“Terima kasih, Tok…” kata si anak sulung tersebut, “Tapi…, bisakah Datok mengantarkan kami ke seberang sungai?”</p>
<p>“Datok ni dah tuha… mana kuat lagi untuk mendayung perahu!” kata si kakek sambil terkekeh, “Kalau kalian ingin menyusul mereka, pakai sajalah perahuku yang ada ditepi sungai itu.”</p>
<p>Kakak beradik itu pun memberanikan diri untuk membawa perahu si kakek. Mereka berjanji akan mengembalikan perahu tersebut jika telah berhasil menemukan kedua orangtua mereka. Setelah mengucapkan terima kasih, mereka lalu menaiki perahu dan mendayungnya menuju ke seberang. Keduanya lupa akan rasa lapar yang membelit perut mereka karena rasa gembira setelah mengetahui keberadaan orangtua mereka. Akhirnya mereka sampai di seberang dan menambatkan perahu tersebut dalam sebuah anak sungai. Setelah dua hari lamanya berjalan dengan perut kosong, barulah mereka menemui ujung sebuah dusun yang jarang sekali penduduknya.</p>
<p>Tampaklah oleh mereka sebuah pondok yang kelihatannya baru dibangun. Perlahan-lahan mereka mendekati pondok itu. Dengan perasaan cemas dan ragu si kakak menaiki tangga dan memanggil-manggil penghuninya, sementara si adik berjalan mengitari pondok hingga ia menemukan jemuran pakaian yang ada di belakang pondok. Ia pun teringat pada baju ayahnya yang pernah dijahitnya karena sobek terkait duri, setelah didekatinya maka yakinlah ia bahwa itu memang baju ayahnya. Segera ia berlari menghampiri kakaknya sambil menunjukkan baju sang ayah yang ditemukannya di belakang. Tanpa pikir panjang lagi mereka pun memasuki pondok dan ternyata pondok tersebut memang berisi barang-barang milik ayah mereka.</p>
<p>Rupanya orangtua mereka terburu-buru pergi, sehingga di dapur masih ada periuk yang diletakkan diatas api yang masih menyala. Di dalam periuk tersebut ada nasi yang telah menjadi bubur. Karena lapar, si kakak akhirnya melahap nasi bubur yang masih panas tersebut sepuas-puasnya. Adiknya yang baru menyusul ke dapur menjadi terkejut melihat apa yang sedang dikerjakan kakaknya, segera ia menyambar periuk yang isinya tinggal sedikit itu. Karena takut tidak kebagian, ia langsung melahap nasi bubur tersebut sekaligus dengan periuknya.</p>
<p>Karena bubur yang dimakan tersebut masih panas maka suhu badan mereka pun menjadi naik tak terhingga. Dalam keadaan tak karuan demikian, keduanya berlari kesana kemari hendak mencari sungai. Setiap pohon pisang yang mereka temui di kiri-kanan jalan menuju sungai, secara bergantian mereka peluk sehingga pohon pisang tersebut menjadi layu. Begitu mereka tiba di tepi sungai, segeralah mereka terjun ke dalamnya. Hampir bersamaan dengan itu, penghuni pondok yang memang benar adalah orangtua kedua anak yang malang itu terheran-heran ketika melihat banyak pohon pisang di sekitar pondok mereka menjadi layu dan hangus.</p>
<p>Namun mereka sangat terkejut ketika masuk kedalam pondok dan mejumpai sebuah bungkusan dan dua buah mandau kepunyaan kedua anaknya. Sang istri terus memeriksa isi pondok hingga ke dapur, dan dia tak menemukan lagi periuk yang tadi ditinggalkannya. Ia kemudian melaporkan hal itu kepada suaminya. Mereka kemudian bergegas turun dari pondok dan mengikuti jalan menuju sungai yang di kiri-kanannya banyak terdapat pohon pisang yang telah layu dan hangus.</p>
<p>Sesampainya di tepi sungai, terlihatlah oleh mereka dua makhluk yang bergerak kesana kemari didalam air sambil menyemburkan air dari kepalanya. Pikiran sang suami teringat pada rentetan kejadian yang mungkin sekali ada hubungannya dengan keluarga. Ia terperanjat karena tiba-tiba istrinya sudah tidak ada disampingnya. Rupanya ia menghilang secara gaib. Kini sadarlah sang suami bahwa istrinya bukanlah keturunan manusia biasa. Semenjak perkawinan mereka, sang istri memang tidak pernah mau menceritakan asal usulnya.</p>
<p>Tak lama berselang, penduduk desa datang berbondong-bondong ke tepi sungai untuk menyaksikan keanehan yang baru saja terjadi. Dua ekor ikan yang kepalanya mirip dengan kepala manusia sedang bergerak kesana kemari ditengah sungai sambil sekali-sekali muncul di permukaan dan menyemburkan air dari kepalanya. Masyarakat yang berada di tempat itu memperkirakan bahwa air semburan kedua makhluk tersebut panas sehingga dapat menyebabkan ikan-ikan kecil mati jika terkena semburannya.</p>
<p>Oleh masyarakat Kutai, ikan yang menyembur-nyemburkan air itu dinamakan ikan Pasut atau Pesut. Sementara masyarakat di pedalaman Mahakam menamakannya ikan Bawoi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/puspomagic.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/puspomagic.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/puspomagic.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/puspomagic.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/puspomagic.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/puspomagic.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/puspomagic.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/puspomagic.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/puspomagic.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/puspomagic.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/puspomagic.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/puspomagic.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/puspomagic.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/puspomagic.wordpress.com/208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=208&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/legenda-pesut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d121ff65f01a561386289ea3f2a5dd18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puspomagic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>arti nama depan anda berdasarkan huruf</title>
		<link>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/arti-nama-depan-anda-berdasarkan-huruf/</link>
		<comments>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/arti-nama-depan-anda-berdasarkan-huruf/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 04:11:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puspomagic</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puspomagic.wordpress.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[* A * Kamu jauh dari romantis. Lebih tertarik pada tindakan, sih. Ada prinsip ‘apa yang dilihat, itulah yang didapat’. Kamu pasti tidak sabar main mata atau pegangan tangan di gedung bioskop. Maunya langsung tancap, hehehe…. Maka tidak ada tempat bagi seseorang yang malu-malu kucing, manis, pura pura sopan atau muna. “Sudah bukan jamannya isyarat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=205&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>* A *</p>
<p>Kamu jauh dari romantis. Lebih tertarik pada tindakan, sih. Ada prinsip ‘apa yang dilihat, itulah yang didapat’. Kamu pasti tidak sabar main mata atau pegangan tangan di gedung bioskop. Maunya langsung tancap, hehehe…. Maka tidak ada tempat bagi seseorang yang malu-malu kucing, manis, pura pura sopan atau muna. “Sudah bukan jamannya isyarat yang tak jelas” kata kamu. Padahal, secara penampilan luar, tidak kelihatan lho, bahwa kamu itu penuh gairah dan seksi..</p>
<p>* B *</p>
<p>Duh, romantisnya. Bukankah kamu suka suasana makan malam yang indah? Kamu juga suka menerima hadiah-hadiah sebagai tanda cinta dari pasangan. Kamu ingin dimanja dan tahu bagaimana memanjakan dia. Kamu sangat pribadi dalam menunjukkan rasa cinta dan khususnya saat bercinta. Kamu akan menahan semuanya sampai segala sesuatu sesuai. Kamu mampu mengontrol hasrat dan puasa dari seks bila harus. Kamu membutuhkan sensasi dan pengalaman baru. Kamu selalu ingin bereksperimen.</p>
<p>* C *</p>
<p>Kamu adalah pribadi yang sangat sosial. Maka hubungan pribadi sangatlah penting. Kamu butuh kedekatan dan kebersamaan. Kamu harus dapat bicara dengan pasangan sebelum, selama dan sesudah bercinta. Kamu ingin objek kasih sayang haruslah bisa diterima secara sosial, untuk itu si dia harus ganteng atau cantik. Kamu melihat kekasih sebagai teman dan pendamping.</p>
<p>Kamu adalah orang yang sangat seksi dan sensual. Yang kamu butuhkan adalah seseorang yang menghargai dan hampir memuja kamu. Nah, ketika itu tak tercapai, kamu tega meninggalkannya dalam waktu lama tanpa aktivitas mesra/seks sama sekali. Kamu adalah seorang ahli dalam mengontrol keinginan.</p>
<p>* D *</p>
<p>Semangat kamu besar sekali dalam mengejar sesuatu yang diinginkan.</p>
<p>Kenapa? Seperti tak ada kata menyerah. Tapi kamu sangat ngemong dan peduli pada masalah orang lain.</p>
<p>Di luar itu, kamu sangat seksi, bergairah, setia dan penuh semangat dalam membina hubungan meski kadang posesif dan pencemburu. Seks, bagi kamu adalah hal yang menyenangkan dan harus dinikmati. Kamu terdorong oleh hal hal eksentrik dan tak biasa, bebas dan terbuka. Untuk yang terakhir ini waspadalah.</p>
<p>* E *</p>
<p>Ternyata, kebutuhan terbesar kamu adalah bicara. Jika teman kencan bukan pendengar yang baik, hubungan bisa buruk. Maka carilah pacar yang menarik secara intelektual. Jika tidak, kamu tak akan tertarik secara seksual padanya. Sehari-hari, kamu benci ketidakharmonisan, tapi menikmati perdebatan. Aneh ya? Kamu juga suka main mata, dengan kilah: tantangan itu lebih penting dibanding tindakan seksual. Boleh dipercaya kok, kamu sangat setia begitu sudah menjatuhkan hati. Tapi kesetiaan itu tak cukup berarti bagi kekasih kamu jika ia bukan orang pintar. Karena kamu bisa tertidur dengan buku di pelukan.</p>
<p>* F *</p>
<p>Jangan terlalu idealis-lah. Kamu juga sangat memuja lawan-jenis. Yang kamu cari adalah pasangan hidup terbaik. Nggak gampang lho. Karena kamu merasa sangat setia pada pasangan? Atau karena kamu merasa sensual, seksi? Di depan banyak orang, kamu suka pamer, lho. Suka kemewahan dan kecantikan dibalik sifat romantis yang kamu miliki. Sehingga adegan cinta dramatis adalah fantasi favorit kamu di masa silam. Tapi, sebagai kekasih, kamu sangat baik hati kok.</p>
<p>* G *</p>
<p>Kamu orang yang sangat pemilih. Sukanya pada kesempurnaan diri, dan apalagi kekasih. Kamu hanya menanggapi orang-orang yang status serta intelektualitasnya lebih. Di tempat tidur, kamu tahu bagaimana meraih puncak stimulasi erotis karena kamu mengerjakannya dengan amat cermat.</p>
<p>kamu bisa menjadi seseorang yang amat aktif secara seksual ketika menemukan waktu yang tepat. Tugas-tugas dan tanggung jawab, mengatasi hal-hal lain. Kamu mungkin sulit dekat secara emosi dengan seorang kekasih, tetapi tidak kesulitan dekat secara seksual.</p>
<p>* H *</p>
<p>kamu mencari pasangan yang dapat menaikkan reputasi dan mendapatkan keterampilan. Kamu sangat baik terhadap kekasih sekali waktu menjalani \ komitmen. Hadiah-hadiah kamu sebenarnya merupakan investasi bagi pasangan. Sebelum menjalani komitmen, kamu cenderung berhemat dan berhati-hati terhadap pengeluaran dan kebiasaan berkencan serta sama hati hatinya dengan keterlibatan secara seksual. Kamu adalah kekasih yang sensual dan sabar.</p>
<p>* I *</p>
<p>Kamu memiliki kebutuhan besar untuk dicintai, dihargai, bahkan dipuja.</p>
<p>Kamu menikmati kemewahan, sensualitas dan kenikmatan ragawi. Kamu mencari kekasih yang tahu apa yang dikerjakan. Kamu tidak tertarik orang orang amatir kecuali mereka yang membutuhkan tutor. Kamu cerewet dan menghabiskan banyak tenaga untuk menjadikan terpenuhinya keinginan.</p>
<p>Kamu butuh eksperimen dan mencoba mode baru untuk kegiatan seks. Kamu mudah bosan sehingga membutuhkan petualangan dan perubahan seksual. Kamu lebih sensual daripada seksual tetapi kadang menurun menjadi terlalu bernafsu, hihihi…</p>
<p>* J *</p>
<p>Kamu sangat romantis dan terkait dengan kemewahan cinta. Memiliki pasangan adalah hal yang sangat penting bagi kamu. Kamu bebas dalam menyatakan cinta dan ingin mengambil kesempatan, mencoba pengalaman seks dan pasangan baru, membuat semuanya terasa enak. Otak memicu kamu. Kamu harus merasa bahwa pasangan mendorong secara intelektual. Bila tidak, kamu akan kesulitan menjaga hubungan dengannya.</p>
<p>Kamu membutuhkan cinta, butuh disayang, butuh suasana yang mewah, pokoknya dihargai.</p>
<p>* K *</p>
<p>Tak ada kata lain, kecuali: kamu benar-benar luar biasa mengagumkan ….</p>
<p>* L *</p>
<p>kamu sangat romantis, idealis kadang percaya bahwa mencintai itu artinya berkorban. Kamu mengakhiri hubungan atau berhenti menarik hati orang yang punya masalah tak biasa. Kamu melihat diri sendiri sebagai penyelamat kekasih. Kamu tulus, penuh kasih, penuh nafsu dan mimpi. Kamu mudah jatuh cinta. Kamu sering berfantasi dan terdorong oleh film dan majalah. Kamu tidak mengatakan rahasia hidup kepada orang lain, apalagi fantasi seksual kamu.</p>
<p>* M *</p>
<p>Emosional dan bersemangat. Ketika terlibat dalam sebuah hubungan, kamu melempar seluruh diri kamu di dalamnya. Tak ada yang bisa menghentikan. Tak satu palang pun mampu menghalang. Kamu habis-habisan, dan mengidamkan seseorang yang sama: penuh kasih dan bersemangat. Kamu percaya pada kebebasan seksual total. Kamu ingin mencoba semua. Pasokan energi seksual kamu seolah tak pernah mati. Kamu juga senang bertindak seperti ‘ibu’ bagi pasangan.</p>
<p>* N *</p>
<p>Sori, Anda payah di tempat tidur!</p>
<p>* O *</p>
<p>Kamu sangat tertarik kegiatan seksual tapi sangat tertutup dan malu mengakui hasrat itu. Kamu bisa mengarahkan banyak energi seksual untuk menghasilkan uang dan atau mencari kekuasaan. Kamu dengan mudah dapat memperpanjang periode lajang kamu. Kamu penuh kasih, penuh gairah, pecinta seks, dan menuntut hal yang sama dari pasangan. Seks adalah hal yang serius sehingga kamu meminta keragaman intensitas dan ingin mencoba semua. Kadang, gairah kamu berubah menjadi posesif yang harus terus dicek.</p>
<p>* P *</p>
<p>Kamu sangat sadar akan norma sosial. Kamu tak akan berpikir untuk melakukan sesuatu yang membahayakan citra atau reputasi. Penampilan itu penting. Kamu membutuhkan pasangan yang kelihatan tampan atau cantik, tapi juga pandai. Anehnya, kamu memandang pasangan sebagai musuh untuk mendorong getaran seks. Kamu relatif bebas dari gangguan seksual. Kamu mau bereksperimen dan mencoba cara baru. Kamu sangat sosial dan sensual. Kamu menikmati main mata dan membutuhkan cukup banyak penghargaan dari segi fisik.</p>
<p>* Q *</p>
<p>Kamu butuh aktivitas dan dorongan konstan. Kamu punya banyak sekali energi fisik. Tak mudah bagi seorang pasangan untuk tetap bersama kamu, baik secara seksual maupun hal lain. Kamu adalah kekasih yang antusias dan cenderung tertarik pada orang dari kelompok etnis lain. Kamu butuh romantisme, jantung hati dan bunga serta perbincangan untuk menaikkan gairah dan berlanjut ke kegiatan seks.</p>
<p>* R *</p>
<p>Kamu orang yang sangat logis dan berorientasi pada tindakan. Kamu butuh seseorang yang dapat mengikuti langkah, dan secara intelektual menyamai, syukur lebih cerdas. Kamu menjadi bergairah karena dorongan pikiran dibanding badan yang indah. Tapi, ketertarikan fisik juga amat penting bagi kamu. Maka, si dia harus orang yang bisa dibanggakan. Secara pribadi, kamu sangat seksi, dan beranggapan seks itu penting, sehingga sisi negatifnya kamu dapat menjadi pasangan yang sangat menuntut.</p>
<p>* S *</p>
<p>Kamu sangat tertutup, suka menahan diri dan malu. Padahal kamu cukup sensual dan bergairah. Hanya dalam keintiman pribadi kamu membiarkan alam membuka rahasia kamu. Ketika seks menjadi hal fundamental, kamu adalah seorang ahli. Kamu tahu semua trik kecil, dan sanggup bersandiwara atau bermain-main dan membuat kehidupan cinta menjadi sangat serius. Kamu punya kesabaran untuk menunggu orang yang tepat.</p>
<p>* T *</p>
<p>Kamu sangat sensitif, pribadi, dan pasif secara seksual. Kamu menyukai pasangan yang mengambil pimpinan. Musik, lampu temaram, dan pikiran romantis menaikkan gairah kamu. Kamu berfantasi tetapi tidak mudah jatuh cinta. Ketika sedang kasmaran, kamu romantis, idealis, menggelegak, dan amat bersemangat. Kamu menikmati saat pikiran dan perasaan terdorong, terangsang dan tergoda. Kamu adalah orang yang mahir dalam bermain mata. Kamu mampu membuat hubungan seperti mimpi.</p>
<p>* U *</p>
<p>Kamu antusias dan idealis ketika sedang jatuh cinta. Kamu jatuh pada orang-orang yang memuja. Kamu melihat roman sebagai tantangan. Kamu adalah seorang penjelajah dan butuh petualangan, kehebohan dan kebebasan.</p>
<p>Kamu hanya berurusan dengan hubungan yang potensial. Kamu merasa nikmat memberi hadiah dan melihat pasangan terlihat cantik atau tampan.</p>
<p>Dorongan seks kamu kuat dan bernafsu untuk langsung dikagumi. Kamu ingin menempatkan kesenangan pasangan diatas keinginan diri sendiri.</p>
<p>* V *</p>
<p>Kamu itu individualis dan butuh kebebasan. Kamu menunggu sampai kenal seseorang dengan baik sebelum berkomitmen. Mengenal seseorang, berarti menjiwainya. Kamu merasa butuh mengerti isi kepalanya untuk mengerti apa yang mambuatnya bergerak. Kamu tertarik pada orang-orang eksentrik.</p>
<p>Seringkali, ada perbedaan usia antara kamu dan pasangan. Kamu menikmati bahaya, gairah dan ketegangan. Adegan gay membuat kamu bergairah meski kamu bukan gay.</p>
<p>* W *</p>
<p>Kamu sangat bangga, tekun dan menolak tantangan jika mengejar cinta. Ego kamu dipertaruhkan. Kamu romantis, idealis dan sering jatuh cinta dengan cinta itu sendiri dan tidak melihat pasangan sebagai dirinya sendiri.</p>
<p>kamu merasa benar-benar melemparkan seluruh diri kamu ke dalam hubungan. Tak ada yang terlalu baik untuk pasangan. Kamu menikmati percumbuan.</p>
<p>* X *</p>
<p>kamu butuh stimulasi konstan karena mudah bosan. Kamu dapat berpacaran dengan lebih dari satu orang dengan mudah. Kamu tak dapat mematikan pikiran. Kamu terus bicara selagi bercinta. Kamu punya hubungan cinta yang hebat, semuanya oleh diri sendiri dan di dalam kepala.</p>
<p>* Y *</p>
<p>Kamu seksi, sensual dan sangat mandiri. Bila tak mendapatkannya dengan cara kamu sendiri, kamu menghentikan segala sesuatunya. Kamu ingin mengontrol hubungan yang tidak selalu berjalan baik. Kamu merespon dorongan fisik, menikmati sentuhan di leher dan menghabiskan berjam-jam hanya untuk menyentuh, merasakan dan mengeksplorasi. Namun jika kamu menghabiskan waktu untuk mencari uang, kamu akan menghentikan kesenangan ragawi ini sementara waktu.</p>
<p>Kamu merasa perlu membuktikan pada diri sendiri dan pasangan, betapa hebatnya kamu sebagai seorang kekasih. Kamu ingin umpan balik soal kinerja. Kamu teman tidur yang terbuka, mendorong dan romantis.</p>
<p>* Z *</p>
<p>Bagi kamu, bisnis harus didahulukan dibanding seks. Jika kamu diganggu urusan karir, bisnis atau urusan uang, kamu akan susah untuk rileks dan mendapat mood untuk bercinta. Kamu idealis, romantis terhadap tanggung-jawab dan merasa harus sangat sensual. Kamu tak pernah kehilangan kontrol terhadap emosi. Kamu sangat hati-hati sebelum memberikan hati dan tubuh untuk urusan satu ini. Sekali kamu berkomitmen, kamu akan lekat seperti lem.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/puspomagic.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/puspomagic.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/puspomagic.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/puspomagic.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/puspomagic.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/puspomagic.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/puspomagic.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/puspomagic.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/puspomagic.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/puspomagic.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/puspomagic.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/puspomagic.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/puspomagic.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/puspomagic.wordpress.com/205/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=puspomagic.wordpress.com&amp;blog=3577270&amp;post=205&amp;subd=puspomagic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puspomagic.wordpress.com/2009/10/22/arti-nama-depan-anda-berdasarkan-huruf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d121ff65f01a561386289ea3f2a5dd18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puspomagic</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
