Cara Menjebak Si Penipu SMS

Cara Menjebak Si Penipu SMS (081382286473, 081322268975, RUDY WIJAYA norek BCA : 2291484362)

Sumber:http://www.mail-archive.com/idakrisnashow@yahoogroups.com/msg08816.html
Semoga bisa membantu kita semua dari ulah Penipu.Berikut ini caranya:
=================================

Kejadiannya sekitar bulan lalu (February 2006), kebetulan saya ngiklanin jual mobil lewat internet (www.mobilku.com). Kira-kira 3 hari iklan dipasang mendadak pagi-pagi sekitar jam 8 saya ditelpon oleh seorang laki-laki(No HPnya : 0813-822-86473 atau 0813-222-68975). Karena diiklan saya tulis harga mobil
saya 95 juta orang tersebut yang selalu menyebut nama dirinya Ají Bambang mengatakan bahwa dia ada di proyek di Surabaya dan dia tertarik untuk membelikan mobil tersebut untuk istrinya dan dia bilang sanggup bayar 90 juta rupiah.

Saya bilang, mending Pak Bambang itu kirim istrinya atau orang yang dia percaya untuk liat kondisi barang dulu, tapi dia bilang 100% percata kondisi mobil bagus sesuai diiklankan dan sesuai dengan photo kendaraan diinternet tersebut.

Akhirnya saya setuju dengan penawaran dia 90 juta dengan syarat nomor saya (kebetulan cuma 2 angka dan 1 huruf) sama setir momo saya ambil; dan dia setuju.

Abis gitu dia minta saya sms nomor account bank saya karena dia mau langsung bayar DP 30% (katanya supaya mobil gak diambil orang lain) atau Rp.30juta kerekening saya hari itu juga.

Saya mulai curiga dan mulai menganalisis, kenapa orang demikian mudah mau beli kucing dalam karung karena belum liat barangnya? Emotional mendapat duit langsung 30 juta untungnya dikalahkan akal sehat saya. Pasti ada yang gak bener nich… Cuma begonya saya udah terlanjur kasih nama jelas, dan kirim SMS nonmor account bank saya kebedebah ini..

Buru-buru saya cari Bank BCA terdekat dan kuras semua duit saya (Cuma tinggalin 50 ribu perak, he,he,he…).

Bener juga, gak lama kemudian si bedebah yang mengaku bernama Haji Bambang itu telpon saya lagi, dia bilang karena Bank saya BCA dan dia member BCA Internet Banking maka dia mau cocokan data saya dengan petugas BCA supaya gak salah alamat kirim (masuk akal kan alasannya…????).

Saya diminta segera ke ATM BCA terdekat dan segera hubungi bedebah ini begitu sampai didepan ATM BCA. Maka buru-buru saya lari ke ATM BCA terdekat dan telepon dia. Kejadian detailnya kiraa-kira begini :

Saya : Pak Bambang, saya sudah cek di ATM saya; kenapa kok belum masuk 30 juta dari Bapak???

Bambang : Oh, pasti belum pak; karena saya harus cocokan dulu nomor rekening bapak dengan petugas dari BCA Pusat Jakarta. Oh iya, berapa saldo rekening bapak saat ini supaya bapak bisa cek apakah sudah masuk atau belum transfer saya…???

Saya : langsung masukan ATM dan masuk kemenu saldo. Dengan tegas saya bilang : Seratus Sembilan Puluh Lima Juta Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah…. (sambil senyum-senyum karena dilayar duit saya cuma 50 ribu perak)

Bambang : Oh. OK Pak, jangan ditutup dulu, saya akan teleconference dengan petugas BCA. Kemudian dia pencet nomor-nomor dari HPnya dan tersambung dengan seseorang yang mengaku petugas BCA (ini real tele conference).

Petugas BCA : ada yang saya bisa bantu pak??? Kemudian Pak Bambang berbicara dengan sepengetahuan saya agar petugas BCA memandu saya untuk mendapatkan transfer uang dari rekening Haji Bambang.

Petugas BCA : Pak Henry, anda sudah berada di depan ATM BCA??? Coba silahkan masukan kartu bapak ke ATM dan masukan kode rahasia/PIN bapak.

Saya : sudah pak (sambil masukan ATM dan ketik PIN asli saya).

Petugas BCA : Karena kita mau transfer kerekening bapak maka bapak harus masuk kemenu transfer (he,he,he….. pinter yach orang ini menggiring orang lain masuk perangkap. Kalau masuk kesini kan artinya saya yang harus transfer kerekening orang lain…????)

Saya : Sudah pak, saya sudah masuk menu transfer. Apalagi yang saya harus lakukan??

Petugas BCA : Bapak ketik kode rahasia : 195 213 474 (saya catet angka ini yang sebenernya nominal transfer saya kerekening sibedebah). Tapi yang saya lakukan saya ketik 10 000 (sepuluh ribu perak). Apalagi pak? Kata saya…

Petugas BCA : masukkan nomor rekening klien kami 2291484362 kemudian tekan oke.

Saya : sudah saya lakukan pak (terlihat dilayar nama RUDY WIJAYA norek BCA : 2291484362 dan transfer sejumlah Rp.10,000 (bukan Rp. 194,213,474 seperti yang dia instruksikan)

Petugas BCA : segera tekan OK pak…

Saya : Sudah Pak…

Petugas BCA : bapak segera masuk kemenu pulsa isi ulang dan tekan simpati

Saya : Sudah pak (tapi saya masuk ke menu Indosat untuk isis ulang pulsa bini saya, he,he,he….)

Petugas BCA (dengan semangat 45!!!) : Tekan 500,000 pak

Saya : Sudah pak (padahal saya cuma masuk Rp. 100,000 karena bini gak pake pulsa banyak sebulan).

Tiba-tiba telepon terputus….

Dengan tenang saya ambil bukti transfer untuk bukti saya lapor ke BCA atau
kekepolisian (struk transfer BCA no rek : 2291484362 a/n Rudy Wijaya).

Saya segera kekantor cabang BCA dan melapor bahwa saya dirugikan walaupun
Cuma Rp. 10,000,- tapi ada bukti transfer ditangan saya…

Gobloknya petugas BCA belagak pilon dan minta saya biukin laporan dulu kepolisi karena mereka gak bisa kerja tanpa itu. Ceritanya sama dengan operator telepon selular yang belagak pilon kalau ada korban yang melapor ditipu dari nomor tertentu…

Cuma karena saya udah tau bakal begini yach udah, saya yakin 1000% sibedebah pasti telpon balik lagi kesaya begitu dia liat cuma dapet Rp. 10,000,— (ha,ha,ha……)

Betul juga, hari itu sibedebah telepon saya 20x tanpa saya angkat karena saya banyak kerjaan.

Pada hari ketiga baru saya angkat telponnya dan terjadilah kejadian lucu dibawah ini :

Saya : Yach Pak Bambang, kenapa terputus waktu kemarin??? Saya sudah siapkan kwitansi untuk Bapak sejumlah Rp. 30 juta. Saya harus kirim kemana yach…???

Bambang : Wah, salah dikami pak. Rekening saya belum terdebet kerekening bapak…???

Saya : Mosok sich Pak…??? Yang saya tau rekening saya sekarang ada 800juta lebih, saya kira bapak sudah transfer kesaya…

Bambang : Belum pak (dengan semangat 45….!!!!) Apa bapak bisa segera ke ATM BCA untuk bisa dapat 30 juta dari saya…???

Saya : sebenernya bapak ada dimana sich…??? Saya kebetulan ada di Surabaya sekarang dan saya bsia ketemu bapak untuk kasih kwitansi…

Bambang : Saya disurabaya pak… tapi tolong bapak segera ke ATM BCA saja sekarang.

Saya (dengan tenang) : Kalau didata kami bapak sich tidak kemana-kemana satu minggu ini, bapak hanya ada di Jakarta saja…. Jadi silahkan bapak tunggu kami untuk menjemput bapak dan kawanan bapak untuk bisa menginap gratis dikantor kami BARESKRIM POLDA METRO JAYA………

Bambang : langsung tutup telpon dan sampai detik ini tidak pernah aktif lagi telpon selularnya…

Mungkin bisa share buat yang mau kena tipu, kalau kita tenang maka gantian kita yang bisa menipu mereka….. Ha,ha,ha………… Rugi 10 ribu perak tapi saya puas benget bisa menipu para penipu……..

Salam,

Henry

======================================
Kesimpulan
Hp Penipu: 081382286473 atau 081322268975
Nama penipu dan No rek : BCA no rek : 2291484362 a/n Rudy Wijaya.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.